Dispro Tugas Akhir (Broadcast)
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dewasa
ini stasiun televisi menjadi pusat hiburan bagi masyarakat. Ini dapat di lihat
dari maraknya jumlah stasiun televisi mulai dari stasiun televisi lokal hingga
nasional, yang berisi program drama yang genrenya bervariasi seperti drama
action, drama komedi, drama romance, drama suspense, drama horror, drama
religi, dan drama realita.
jumlah
program drama di dunia pertelevisian mendominasi durasi tayang, kenyataan ini
membuat para sineas berlomba-lomba menampilkan program drama.
Dalam
drama dan non drama, suara juga sangat menunjang suatu karier, tapi untuk saat ini tidak terlalu dipusingkan, hal ini
tidak kalah pentingnya untuk membantu drama adalah penulisan naskah, dengan
menyadari fungsi naskah yang sangat penting, maka program televisi tanpa naskah
adalah suatu pemborosan yang tidak dapat di tolelir. Drama juga sebagai hiburan
yang sulit dibantah dari kenyataan, karena drama juga sebagai media yang
menjalankan fungsi hiburan. Drama adalah suatu aksi atau perbuatan sedangkan
dramatik adalah jenis karangan yang dipertunjukkan dalam suatu tingkah laku,
mimik dan perbuatan. Alasan penulis memilih drama karena drama mempunyai
kualitas komunikasi, situasi, action
(segala apa yang terlintas dalam sebuah lakon) yang menimbulkan perhatian,
kehebatan
(exciting), dan ketegangan pada pendengar
/ penonton. Cerita dapat dikelompokkan ke dalam beberapa jenis. Setiap Jenis
tentunya memiliki cirinya masing-masing.
Berdasarkan
paparan di atas, tim sepakat untuk memproduksi sebuah program drama televisi
bergenre action, mengangkat tema “Ekspedisi Ambigu” empat mahasiswa yang
melakukan riset ke hutan penelitian
Dalam
drama yang berjudul “Ekspedisi Ambigu” ini penonton diharapkan untuk dapat
melihat hiburan yang juga membantu untuk memberikan informasi kepada masyarakat
bahwa yang namanya korupsi itu adalah perbuatan yang sangat merugikan, seperti
contohnya dalam drama ini.
1.2 Maksud dan Tujuan
Drama
televisi yang kami buat ini selain untuk menghibur bagi penonton khususnya bagi
penikmat drama televisi berjenis drama action,
didalam drama ini juga kami ingin menyampaikan bahwa film ini baik untuk
pembelajaran masyarakat-masyarakat yang mempunyai sifat diktator. Adapun pesan
yang ingin disampaikan dalam drama televisi ini adalah kami ingin menyampaikan
bahwa setiap permasalahan jika diselesaikan dengan cara kekerasan akan
berakibat merugikan bagi semua pihak yang bermasalah.
1.2.1
Tujuan
Umum
Tujuan umum membuat program drama “Ekspedisi Ambigu” dalam
kondisi masyarakat sekarang adalah :
1.
Memberikan pada masyarakat bahwa namanya korupsi
adalah perbuatan yang sangat tidak terpuji dan merugikan orang banyak.
2.
Memberikan pengetahuan dan pembelajaran kepada
masyarakat bahwa seragam dan status sosial mencerminkan kepribadian seseorang.
3.
Memberikan hiburan kepada masyarakat.
1.2.2
Tujuan
Praktisi
Tujuan praktisi membuat program drama “Ekspedisi Ambigu”
dalam kondisi masyarakat sekaramg adalah :
1.
Mengetahui sejauh mana mahasiswa mampu menyerap
pelajaran yang diberikan di kelas.
2.
Mempraktekkan hal-hal yang telah dipelajari
dikelas dalam kehidupan nyata.
1.2.3
Tujuan
Akademis
Tujuan Akademis membuat program drama “Ekspedisi Ambigu”
dalam kondisi masyarakat sekaramg adalah :
1.
Sebagai syarat kelulusan tugas akhir pada
Akademi Bina Sarana Informatika jurusan Penyiaran.
1.3 Metode
Pengumpulan Data
1.3.1 Studi Pustaka
Dalam
pembuatan program drama televisi “Ekspedisi Ambigu” ini kami terinspirasi dari
komik “Doraemon, Petualangan ke negeri
dongeng” yang menceritakan tentang tentang pengungkapan kasus korupsi di sebuah
kerajaan.
1.3.2 Dokumentasi Audio Visual
Film
yang penulis jadikan referensi pada
Tugas Akhir ini adalah “Surveving Evil” yang menceritakan tentang sekelompok
crew program dokumenter feature yang sedang shooting di pulau dan dibunuh satu
persatu oleh makhluk di pulau itu.
Dan “Air Terjun Pengantin” tentang
sekelompok anak muda yang pergi berlibur ke suatu pulau bernama Air Terjun
Pengantin tetapi kehadiran mereka mengusik ketentraman penghuni pulau yang
merasa terganggu yang akhirnya menculik dan membunuh mereka satu persatu.
Kedua film ini mengandung unsur aksi
dan ketegangan dari sisi cerita pemilihan lokasi, make up dan teknik
pengambilan gambar sangat mendukung terciptanya ketegangan.
Program
TV merupakan sumber inspirasi untuk di dalam membuat suatu program sangat
berpengaruh terhadap masyarakat. Film yang penulis jadikan referensi pada Tugas Akhir ini adalah “Surveving Evil” yang
menceritakan tentang sekelompok crew program dokumenter feature yang lagi
shooting di pulau dan dibunuh satu persatu sama makhluk di pulau itu. Dan “Air
Terjun Pengantin” yang bercerita tentang sekelompok anak muda yang sedang
berlibur ke pulau tersebut.
1.4 Ruang
Lingkup
Drama
televisi yang kami buat “Ekspedisi Ambigu” ide cerita mengacu kepada pengertian
sebuah drama dan tema yang kita ambil yaitu drama action.
Deskripsi Program
·
Kategori Program :
Hiburan
·
Media :
Televisi
·
Format Program :
Drama Action
·
Judul Program :
Ekspedisi Ambigu
·
Durasi Program :
24 Menit
·
Target Audience :
- Umur : Dewasa (17-35)
Orangtua (35-50)
- Jenis
Kelamin : Pria 50% Wanita 50%
- Status
Ekonomi Sosial : B dan C
·
Karakteristik Produksi : Record
(Single Camera)
·
Jam Tayang :
21.00 WIB
·
Alasannya :
Karena pada jam tersebut dapat prime time yang tepat untuk tayangan drama action ini.
Langganan:
Postingan (Atom)